Pola Pikir ORANG KAYA

Karya Orsinil Mulyo Wiharto

Archive for the '04 Rahasia pengeluaran' Category


   Jul 07

Belajar mengatur pengeluaran

Perusahaan memiliki pengeluaran dalam bentuk pembayaran kompensasi untuk karyawannya pekerja. Perusahaan juga memiiki pengeluaran lain, diantaranya pembelian bahan, pajak, bunga pinjaman, denda pinjaman, dan sebagainya.
Kegiatan perusahaan dalam mengatur pengeluaran mengajarkan bahwa pihak yang menikmati pengeluaran adalah para penjual, pemerintah dan bank. Penjual menikmati keuntungan, pemerintah mendapatkan pajak, bank mendapatkan uang administrasi, provisi, komisi, bunga dan [...]

Read the rest of this entry »

   Jul 06

Melakukan efisiensi

Melakukan efisiensi artinya mendapatkan hasil yang sama besar dengan tenaga, waktu dan biaya yang lebih kecil atau melakukan penghematan atas tenaga, waktu dan biaya yang dibutuhkan.
Penghematan artinya mendapatkan sesuatu dengan tenaga yang lebih ringan namun hasilnya sama, mengerjakan sesuatu lebih cepat dan hasilnya juga sama, serta mengeluarkan biaya yang lebih murah, namun kualitas hasilnya relatif [...]

Read the rest of this entry »

   Jul 05

Melakukan penghematan

Melakukan penghematan tidak berhubungan dengan melakukan pengeluaran yang sekecil-kecilnya dan tidak sama pula dengan penderitaan. Pengeluaran yang besar namun hasilnya lebih lebih dibandingkan dengan pengeluaran besar lainnya juga merupakan bentuk penghematan.
Untuk pergi ke suatu tempat dengan cepat dapat menggunakan angkot atau sepeda motor dan tidak perlu menggunakan taksi, karena waktu tempuh keduanya yang relatif sama [...]

Read the rest of this entry »

   Jul 04

Membayar diri sendiri

Membayar diri sendiri adalah menyisihkan sebagian penghasilannya secara rutin sebelum membayar berbagai kebutuhan, utang dan pengeluaran apapun. Membayar diri sendiri sama artinya dengan mengambil sebagian penghasilan sebagai dana tabungan sebelum penghasilannya digunakan untuk membayar berbagai keperluan.
Membayar diri sendiri menjamin pemilik uang dapat menikmati pengeluaran yang dilakukannya sehingga pengeluaran tersebut tidak hanya dinikmati oleh pihak [...]

Read the rest of this entry »

   Jul 03

Memprioritaskan pengeluaran yang lebih sedikit

Membayar pos pengeluaran yang lebih sedikit harus diprioritaskan, misalnya memprioritaskan membayar utang dibandingkan biaya hidup. Utang diprioritaskan daripada biaya hidup, karena jumlah pos utang lebih sedikit daripada pos biaya hidup. Jumlah pos utang berkisar 1 – 5 pos saja, sedangkan jumlah pos biaya hidup bisa mencapai puluhan. Pengeluaran biaya hidup dapat dipenuhi dengan menggeser pemenuhannya [...]

Read the rest of this entry »

   Jul 02

Mengutamakan kebutuhan

Dalam melakukan pembelian hendaknya selalu mengutamakan kebutuhan dibandingkan dengan keinginan. Kebutuhan adalah sesuatu yang harus dipenuhi atau suatu hal yang harus diprioritaskan dan kalau tidak dipenuhi akan kekurangan, sedangkan keinginan menunjukan sesuatu yang melebihi keharusan atau sesuatu yang dilakukan setelah kebutuhan terpenuhi.
Untuk membeli rumah misalnya, belilah rumah tinggal sesuai kebutuhan dan jangan membeli rumah berdasarkan [...]

Read the rest of this entry »

   Jul 01

Mengantisipasi pengeluaran yang akan datang

Memenuhi pos pengeluaran yang akan datang perlu dilakukan walaupun pengeluarannya masih lama (misalnya 10 tahun lagi), sehingga lebih ringan dalam mewujudkannya dan lebih siap ketika dibutuhkan.  Pos pengeluaran yang akan datang, misalnya biaya hidup saat [...]

Read the rest of this entry »












Featuring WPMU Bloglist Widget by YD WordPress Developer

Pemasaran adalah kegiatan meneliti kebutuhan dan keinginan konsumen (probe), dalam menghasilkan barang dan jasa (product). Tujuan pemasaran adalah bagaimana agar barang dan jasa yang dihasilkan disukai, dibutuhkan, dan dibeli oleh konsumen. Konsep inti pemasaran : (1) Kebutuhan, keinginan, permintaan, (2) Produk dan jasa, (3) Nilai, kepuasan, mutu, (4) Pertukaran, transaksi, hubungan, (4)Pasar, pemasaran Kebutuhan (needs) adalah pernyataan dari perasaan kekurangan. Keinginan (wants)  adalah kebutuhan yang dibentuk oleh budaya dan kepribadian  seseorang dalam bentuk obyek yang akan memuaskan kebutuhan Permintaan (demads) adalah keinginan manusia yang didukung oleh daya beli. Manusia memiliki keinginan yang tak terbatas, tetapi memiliki sumber daya yang terbatas, sehingga akan memilih produk yang memberi nilai dan kepuasan terbesar dengan uang mereka. Produk adalah sesuatu yang dapat ditawarkan ke pasar untuk diperhatikan, dimiliki, digunakan atau dikonsumsi dan dapat  memuaskan keinginan atau kebutuhan Jasa adalah segala aktivitas atau manfaat yang dapat ditawarkan oleh suatu kelompok kepada yang lainnya yang pada dasarnya tidak nyata  dan tidak berakibat Nilai Pelanggan (Customer Value) adalah selisih manfaat yang diperoleh pelanggan dengan menggunakan suatu produk dengan biaya yang dikeluarkan untuk memperolehnya atau manfaat dikurangi biaya. Manfaat adalah perkiraan pelanggan tentang kemampuan produk untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan. Biaya (Cost) adalah pengorbanan untuk mendapatkan produk, baik waktu atau uang Kepuasan Pelanggan (Customer Satisfaction) adalah tingkat perkiraan kinerja produk yang sesuai dengan harapan pembeli. Perbandingan kenyataan dengan  harapan, puas bila kenyataansama dengan harapan, sangat puas bila kenyataan lebih besar dibanding harapan,  dan kecewa bila kenyataanlebih kecil dibanding harapan Mutu adalah  sifat dan karakteristik total suatu produk/jasa yang berhubungan dengan kemampuannya memuaskan kebutuhan pelanggan. Pertukaran adalah tindakan untuk memperoleh obyek (produk) yang diharapkan dari seseorang dengan menawarkan sesuatu sebagai pengganti. Pemasaran terjadi saat manusia memutuskan untuk memuaskan kebutuhan dan keinginan melalui pertukaran.Pertukaran terjadi bila (1) terdapat sedikitnya dua pihak, (2) Masing-masing pihak memiliki sesuatu yang berharga bagi pihak  lain, (3) Masing-masing pihak bebas menerima atau menolak tawaran pertukaran, (4) Kedua belah pihak dapat berkomunikasi dan menyerahkan barang Transaksi adalah perdagangan antara dua pihak yang melibatkan paling sedikit dua  bentuk nilai, persetujuan mengenai kondisi, waktu dan tempat Hubungan Pemasaran (Relationship Marketing) adalah proses menciptakan, memelihara dan meningkatkan hubungan timbal balik dengan pelanggan dan pihak lain yang berkepentingan Pasar adalah sekelompok pembeli aktual dan potensial dari suatu produk atau  jasa Pemasar adalah penjual yang memahami kebutuhan dan keinginan suatu pasar tertentu  dan memilih pasar yang paling dapat dilayani dengan baik Rencana pemasaran terdiri dari (1) Penentuan kebutuhan pasar, (2) Memilih pasar sasaran khusus yaitu pasar individu,  relung pasar, segmentasi, (3) Pemilihan strategi pasar, kaitan dengan marketing mix ( Product, price, promotion & place) Kegiatan pemasaran terdiri dari (1) Riset pemasaran, (2) Penetapan produk, (3) Penetapan harga, (3) Penginformasian, (4) Pendistribusian, (5)Pelayanan berkelanjutan